7 Kegiatan Asyik Untuk Anak di Masa Pandemi

 

Wabah Corona yang menyerang dunia akhirnya memaksa kita beradaptasi dan mengubah jadwal kegiatan sehari-hari. Anak-anak yang biasanya bersekolah harus berdiam di rumah. Tentunya akan timbul masalah jika mereka kita biarkan tanpa kegiatan yang bermanfaat.

Selain bermain dan mematuhi jadwal harian, anak-anak butuh berbagai kegiatan untuk mengisi waktu luang. Tidak perlu yang rumit atau berat. Sesuaikan saja dengan situasi dan kondisi di rumah. Intinya adalah pemanfaatan waktu libur sambil bersuka cita menambah ilmu atau ketrampilan.

Berikut alternatif kegiatan yang bisa dipilih untuk anak-anak:

1. Ikut kelas menulis untuk anak
Menulis adalah kegiatan yang bagus bagi anak. Selain mengasah skill bahasa mereka, juga membantu mereka berpikir secara logis saat menuangkan gagasan dalam kalimat, menyusun paragraf, dan menyelesaikan tulisan.

Menulis juga merangsang imajinasi, otak kanan anak akan lebih berkembang. Menulis bahkan bisa menjadi sarana terapi atau pelepasan emosi bagi sebagian anak yang kurang mampu mengungkapkan perasaan secara lisan.

Selain itu, anak juga pasti akan bangga jika berhasil membukukan karyanya. Beberapa kelas menulis anak memberikan fasilitas tersebut. Anak kedua saya pun, Faris (11 tahun) saya ikutkan sebuah kelas menulis yang nantinya karyanya akan dibukukan dalam bentuk antologi.

2. Kelas Coding
Bagi anak zaman sekarang, game bukan hal yang asing. Bagaimana mengenalkan kepada mereka proses pembuatan game dan aplikasi-aplikasi lainnya? Dengan mengikutsertakan anak-anak di kelas coding.

Sekarang ini banyak kelas online yang bisa diikuti. Tentunya tetap dengan pendampingan orang tua.

3. Kelas Fotografi
Skill memotret akan menjadi sangat berguna saat anak dewasa nantinya. Dunia perdagangan yang bergeser ke dunia digital membuat media promosi yang paling banyak digunakan adalah foto.

Nah, teknik memotret agar menghasilkan gambar yang keren bisa anak pelajari di kelas fotografi. Pilih yang kelas teen/remaja agar materi dan suasana kelas menyenangkan bagi anak.

4. Kelas Memasak
Tak diragukannya lagi, memasak adalah kegiatan yang berguna dan menyenangkan bagi anak. Apalagi saat makanan hasil karya mereka bisa dinikmati bersama keluarga atau bahkan dijual. Betapa senangnya mereka!

Saat ini banyak bertebaran kelas memasak online yang menawarkan beragam menu tradisional atau kekinian. Kita bisa pilih yang cocok bagi anak-anak.

Atau kalau tidak ingin keluar biaya kursus, bisa juga mengikuti tutorial memasak dari YouTube. Tinggal pilih mau belajar menu apa.

5. Belajar Craft atau kerajinan tangan
Banyak sekali jenis craft yang bisa dicoba; sulam, rajut, meronce manik-manik, membuat aneka bros, dan masih banyak lagi.

Berbakat atau tidak, belajar craft tetap akan bermanfaat bagi anak. Motorik halusnya akan berkembang lebih baik, kesabaran dan ketelitian juga makin terasah.

6. Olahraga Bersama
Selain menjaga daya tahan tubuh, olahraga juga bermanfaat sebagai sarana menjalin kedekatan antar keluarga. Anak-anak bisa berolahraga lompat tali, jogging, yoga, senam atau berlatih bela diri jika kebetulan orang tua bisa melatih.

Sebisa mungkin cari olahraga yang bisa dilakukan dalam rumah. Karena berkerumun masih sangat riskan, apalagi bagi anak-anak.

Selain olahraga fisik, olahraga otak semacam catur, bridge atau karambol juga menyenangkan untuk anak. Badan dan pikiran sehat, semangat tetap terjaga.

7. Belajar Bahasa
Menambah kosakata bahasa yang dipakai sehari-hari, atau bahkan belajar satu bahasa yang benar-benar baru bisa menjadi kegiatan yang menantang buat anak.

Keren sekali saya rasa, jika setelah pandemi ini, anak kita menguasai bahasa baru, bertambah kosakatanya, dan makin luwes berbicara bahasa asing.

Media belajar bisa dari internet, dari film berbahasa asing, buku dan majalah, dan sebagainya. Buat game bahasa yang menarik, misalnya menyebutkan benda-benda di rumah dalam berbagai bahasa.

***

Berdiam diri di rumah selama pandemi ini memang kadang membosankan, membuat anak-anak ingin segera mengakhirinya. Namun, dengan beragam kegiatan di atas, setidaknya bisa mengurangi kejenuhan mereka.

Pembaca punya alternatif lain kegiatan yang menyenangkan bagi anak? Silakan tambahkan di kolom komentar yaa

Terima kasih 😍